Industrialisasi mengembangkan Tampere menjadi daerah perkotaan terbesar kedua di Finlandia, yang bisa ditempuh dengan kereta api selama 90 menit ke arah barat laut Helsinski. Semenjak pabrik kapas ditutup pada 1990-an, kantor, restoran, dan beragam atraksi budaya mulai didirikan. Ada pula Spy Museum yang memajang barang unik semasa Perang Dingin: miniatur kamera dan senjata yang disamarkan dengan cerdik. Musim panas memikat wisatawan lokal untuk berkano, berenang, dan mendaki, namun musim dingin merupakan waktu terbaik untuk menikmati kota ini secara alami, seperti berseluncur di danau Nasijarvi yang membeku, memanjakan diri di bilik sauna kayu danau Pyhajarvi, atau dengan uji nyali berenang di belahan danau bebas es.
(sumber: National Geographic Travel)
Home
»
»Unlabelled
» Tampere, Finlandia
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar